Polking Menegaskan Statistik Tidak Penting Saat Thailand Mencatat Final Piala Aff Ke-6

Pelatih Thailand Alexandre Polking yakin prestasi masa dulu tidak bermakna apapun sewaktu pasukannya hadapi Indonesia di final Piala Suzuki AFF 2020 — mulai dengan putaran pertama Rabu di Stadion Nasional Singapura.

Selaku juara 5 kali pertandingan internasional penting Asia Tenggara, Thailand sekarang ini menginginkan gelar keenam yang perpanjang rekor serta bakal ketujuan laga selaku favorite selesai menaklukkan juara bertahan Vietnam di semi-final.

Kebalikannya, Indonesia tak pernah meraih kemenangan pertandingan biarpun peristiwa mereka kaya serta punyai catatan mengiris hati sebab kalah dalam lima final awalnya yang mereka turuti.

Walaupun begitu, Polking — yang anyar pimpin War Elephants saat bulan September — memperjelas rekor ke-2  club tidak bermakna apapun selaku tahapan pertandingan ini.

“Kami mengerti terkait rekor mereka, akan tetapi saya percaya setiap Anda sampai final, sudah pasti Anda ada di sana buat jadi pemenangnya,” kata pemain Brasil-Jerman itu.

“Itu mungkin saja bikin mereka bertambah berkeinginan buat menyudahi pergerakan jelek itu serta berucap: ‘sudah waktunya untuk kami buat jadi pemenangnya selesai sekian kali nyaris’.

“Namun untuk kami, penyiapan kami sedikit berbeda. Kami sungguh-sungguh konsentrasi bagaimana menaklukkan mereka, mendapati taktik terpilih serta XI terpilih sebab itu.

“Mereka yakni club muda dengan pemain cepat serta beresiko yang pas buat pukulan balik. Mereka sudah lakukan tugas yang bagus dengan main di pertandingan serta patut ada di final, dengan pelatih yang baik sekali dengan CV yang baik sekali.

“Kami tak pikirkan rekor. Kami mengerti ke-2  club bakal ada di sana berikan segala hal buat mendapat gelar itu.”

Ingat kemajuan mereka sejauh peristiwa pertandingan, tidaklah mengherankan apabila Thailand dipenuhi akan pemain yang awalnya sudah rasakan kemajuan.

Pemain tengah Sarach Yooyen, juara 2x pada 2014 serta 2016 serta satu dari 9 dalam team Polking sekarang ini yang sudah meraih kemenangan pertandingan awalnya, sudah mengingatkan teman satu teamnya supaya tak berbangga.

“Sudah pasti kami punyai pengalaman yang bagus akan tetapi Indonesia yakni club muda yang sudah main baik sekali di pertandingan ini sampai kini,” kata pria BG Pathum United itu.

“Ke-2  club bermain permainan yang berlainan akan tetapi club yang dapat mainkan sepakbola terpilih serta bikin semakin sedikit kekeliruan yang bakal meraih kemenangan pertandingan.

“Kami kurang begitu risau dengan teror musuh. Ini lebih terkait konsentrasi dalam diri kami serta main di tingkat terpilih yang sudah kami tampilkan, dengan yakin diri serta dalam model kami buat meraih kemenangan pertandingan ini.”

Leave a Reply