Presiden PSG Berusaha Konfrontasi Wasit Mempertanyakan Keputusan ‘Memalukan’ Saat Kekalahan Lawan Real Madrid

Paris Saint-Germain jadi geram sesudah Real Madrid menang 3-1 Liga Champions di Bernabeu, dengan keamanan harus terlibat saat presiden Nasser Al-Khelaifi dan direktur olahraga Leonardo pergi cari wasit untuk mengeluhkan mengenai performanya, sumber menjelaskan ke ESPN. Karim Benzema cetak hattrick di set ke-2 — dengan 2 gol terakhir kalinya terbentuk cuman dalam perhitungan detik — saat Madrid mengubah minus 1-0 pada putaran pertama untuk meluncur ke perempat final dengan agregat 3-2.

PSG berasa jika Benzema sudah menyalahi penjaga gawang Gianluigi Donnarumma saat sebelum cetak gol pengimbang yang membuat score jadi 1-1 saat malam itu, sesudah Kylian Mbappe bawa team tamu unggul di set pertama.

Sumber menjelaskan ke ESPN jika Al-Khelaifi dan Leonardo tinggalkan kotak kepresidenan sesudah semprit penuh waktu berteriak dan memvisualisasikan keputusan itu sebagai “malu-maluin” saat sebelum jalan ke tempat terowong Bernabeu untuk cari ruangan tukar wasit.

Mereka awalannya tidak bisa mendapati wasit, kata sumber, saat sebelum mendapati ruangan wasit dan mendobrak pintu.

Staff keamanan disuruh turun tangan untuk menentramkan keadaan, dengan 1 sumber menjelaskan ke ESPN jika mereka “tidak pernah menyaksikan eksekutif club berperangai semacam itu.”

Baca juga: http://bolakukus.com/news/indonesia-masuk-dalam-grup-a-kualifikasi-piala-asia-2023/

Pelatih PSG Mauricio Pochettino mengomentari keputusan wasit yang meluluskan Benzema menyamai posisi dalam pertemuan jurnalis selesai laga.

“Ini ialah hati yang paling tidak adil, dengan gol yang kami kecolongan,” ucapnya. “Ini terang pelanggaran dari Benzema pada Donnarumma. Kondisi emosional permainan berbeda dan kami benar-benar terbuka. Ini pukulan yang hebat, karena kami lebih bagus dalam laga. Kami lebih bagus sepanjang 180 menit.”

Ia menambah: “Saya sudah menyaksikan gambar, dari tiap pojok. Ini bukanlah kekeliruan dari kiper. Itu pelanggaran. Detil kecil diakui, dan VAR tidak menyaksikan pelanggaran yang terang. Ini tentukan, itu mempengaruhi situasi hati dari ke-2 team dan stadion.”

Jalinan di antara Real Madrid dan PSG sudah tegang di luar lapangan sepanjang beberapa saat sesudah Madrid tidak berhasil memburu Mbappe musim panas kemarin. Kontrak striker berumur 23 tahun itu di Parc des Princes akan usai pada Juni. Sumber berita sebagian diambil dari soccernet[dot]com.

One thought on “Presiden PSG Berusaha Konfrontasi Wasit Mempertanyakan Keputusan ‘Memalukan’ Saat Kekalahan Lawan Real Madrid

Leave a Reply