Luka Lama Masih Membekas Striker Real Madrid Karim Benzema Menggunakan Perban Ditangannya

Luka Lama Masih Membekas Striker Real Madrid Karim Benzema Menggunakan Perban Ditangannya

Bahkan juga pada usia 35 tahun, Karim Benzema terus menjadi satu diantara penyerang iconic di dalam permainan dan ia mempunyai Ballon d’Or untuk diperlihatkan, cuma hadiah untuk memicu Real Madrid raih gelar La Liga dan Liga Champions di set pertama. tahun 2022, finish sebagai pembuat gol paling banyak di ke-2 persaingan.

Pemain Prancis itu cetak 44 gol dalam 46 laga di semua persaingan pada musim 2021/22 diperjalanan ke arah salah satu Ballon d’Or kepunyaannya. Dan walau ia belum capai ketinggian itu dalam laga Madrid belakangan ini pada musim 2022/23, ia masih tetap jadi kemampuan yang perlu diakui.

Selainnya gol-golnya, ia dikenal juga karena bebatan pada tangan kanan Benzema yang ia gunakan secara stabil sepanjang tiga tahun akhir. Susah untuk dilewati, karena Benzema terkadang lakukan selebrasi dengan melontarkan tinjunya ke udara saat cetak gol.

Apa itu takhayul yang membuat Benzema membuntel tangannya setiap laga? Apa ia cedera? Berikut argumen Benzema membuntel tangannya tiap laga.

Kenapa Karim Benzema membuntel tangannya sepanjang laga?

Luka Lama Masih Membekas Striker Real Madrid Karim Benzema Menggunakan Perban Ditangannya

Pembalut pada tangan kanan Benzema ada karena argumen klinis.

Pria Prancis itu memutus jemari kelingking kanannya dalam tubrukan dengan bek Real Betis Marc Bartra sepanjang laga La Liga pada Januari 2019. Pembandinghan dibutuhkan, dan dokter memberitahu Benzema jika ia membutuhkan pemulihan sepanjang 2 bulan saat sebelum cukup sehat untuk kembali lagi ke lapangan..

Benzema memerintah beberapa dokter untuk mendorongnya. Ia kembali ke laga selanjutnya, bermain 90 menit penuh enam hari selanjutnya menantang Sevilla di kandang. Ia cetak 2 gol di laga selanjutnya, menang 4-2 atas Espanyol cuma 14 hari sesudah luka.

Sayang, walau keputusan itu memungkinkannya Benzema untuk kembali bermain, itu menyebabkan luka selanjutnya. Walau tidak dikenali kapan ketukan ke-2 itu terjadi, Benzema mengonfirmasinya saat pertemuan jurnalis pralaga pada awal musim 2021/22.

“Saya memang jalani operasi, tapi permasalahannya ialah Anda harus mangkir sepanjang 2 bulan dan saya ingin masih tetap bersama rekanan satu team saya,” kata Benzema. “Saya selanjutnya luka kembali, tetapi saat ini saya tidak punyai waktu untuk jalani operasi kembali, menjadi itu penyebabnya saya bermain-main dengan perban.”

Maka saat Benzema terus tunda proses yang hendak membuat mangkir untuk waktu lama, ia terus menggunakan perban. Dengan kalender yang sarat dengan laga, tidak ada waktu yang bagus untuknya untuk ambil cuti sepanjang 2 bulan. Bahkan juga diakhir musim, itu akan tinggalkan penyiapan pramusimnya hingga ia pasti melewati awalnya musim baru.

Sesudah kenakan bebatan itu sepanjang 3 tahun, itu sudah jadi sisi dari kedatangan dan personalitas Benzema di atas lapangan, sebuah factor pengenal yang demikian menonjol hingga watak video games FIFA-nya kenakan bebatan itu.

Lukanya dibawa lagi ke garis depan saat terima penghargaan Ballon d’Or pada Oktober 2022, karena beberapa fans memerhatikan jarinya yang keliru saat terima perolehan pribadi yang berprestise.

Account sosial media sah Real Madrid bersama Adidas pastikan pengorbanan Benzema untuk teamnya.

About Robby Firbino

Sebagai pundit ternama di dunia sepak bola, Robby telah mendapat penghargaan dan pengakuan dari berbagai media olahraga internasional. Itu dibuktikan dari kontrak jangka panjang yang ia dapat dari media ACC News.

Leave a Reply