El Clasico Review , Barcelona vs Real Madrid ( 0-0 )

Pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir El Clasico berakhir dengan hasil imbang tanpa gol

Real Madrid dan Barcelona bermain imbang pada kamis dini hari tadi di El Clasico dengan skor akhir 0-0, untuk pertama kalinya sejak 2002. Kedua tim papan atas di La Liga itu hanya bisa berbagi 1 poin dengan total 35 poin pada klasmen sementara. Dengan demikian tidak ada pergeseran atau perubahan klasmen pada posisi puncak maupun ke 2 sampai hari ini, dan ke 2 tim di anggap telah gagal memanfaatkan mencuri poin pada 2 pertandingan terakhir, termasuk di El Classico tadi.Hanya enam tembakan yang dapat meplesat ke gawang di seluruh pertandingan, dengan Real memiliki empat tembakan.Dengan keduanya mendapatkan satu poin, tim tetap terikat di atas La Liga dengan poin dengan Barca memegang keunggulan pada diferensial gol.Barcelona kini tetap bertengger di puncak klasmen La Liga sementara dengan hanya selisih gol dari Real Madrid.

Pique, Ramos tampil gemilang

Gerard Pique dari Barca membersihkan sundulan Karim Benzema dari garis awal, dan pemain Real Sergio Ramos melakukan hal yang sama pada tembakan Lionel Messi untuk menjaga permainan tetap 0-0. Tidak ada tim yang menciptakan banyak peluang bagus dalam permainan fisik yang menampilkan delapan kartu secara total dari banyaknya tekel keras yang tercipta.

Kontroversi : tak ada pelanggaran tak ada pinalti

Real Madrid memiliki beberapa pelanggaran pelanggaran di kotak pinalti,namun wasit tak melihat itu sebagai pelanggaran , bahkan tak ada VAR untuk itu.

Bagaimana itu bukan penalti?
Wasit sudah membuat dua kali panggilan untuk dipertanyakan,namun keputusan itu bukan lah sebuah pelanggaran .

Tidak ada peluit pelanggaran untuk ini

Los Blancos juga tampaknya telah mencetak gol dengan waktu kurang dari 15 menit ketika Gareth Bale memanfaatkan umpan silang yang di dapat, tetapi gol di anulir wasit karena di anggap offside, dan VAR kemudian mengkonfirmasi pembatalan gol tersebut.

Sejarah dibuat oleh Ansu Fati, Ramos dan Zidane

Beberapa pemain membuat sejarah dalam pertandingan ini, termasuk Ansu Fati dari Barcelona yang berusia 17 tahun. Bakat Spanyol U-21 adalah pemain termuda yang bermain di El Clasico untuk Barcelona sejak Vicenc Martinez kembali pada tahun 1941. Ramos juga membuat sejarah dalam arti tertentu, memperpanjang rekor sebagian besar kartu di El Clasico. Dia memasuki hari dimana perolehan 24 kartu kuningnya bertambah menjadi 25 sejak pertandingan tadi berlangsung, menempatkannya lima lebih banyak dari Fernado Hierro.
Tapi prestasi yang paling mengesankan mungkin adalah apa yang dicapai pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. Dia adalah pelatih pertama dalam sejarah Real Madrid yang tidak kehilangan salah satu dari lima El Clasicos pertamanya di Camp Nou. Zidane telah memenangkan dua dan tiga hasil imbang.

Kapan pertemuan selanjutnya?

Jadwal situs judi bola melansir pertemuan kedua di La Liga dijadwalkan untuk akhir pekan 1 Maret, tetapi Anda sebenarnya mungkin tidak harus menunggu selama itu. Pada bulan Januari, Piala Super Spanyol akan dimainkan. Biasanya acara itu mempertandingkan juara La Liga melawan pemenang Copa del Rey, yang akan membuat Barcelona menghadapi Valencia. Tetapi sebagai cara untuk meningkatkan minat di luar negeri dan tentunya dengan implikasi finansial yang besar, ada empat tim yang terlibat sekarang dan ini terjadi di Arab Saudi.
Real dan Valencia bermain pada 8 Januari, dan Barca melawan Atletico Madrid pada 9 Januari. Para pemenang berhadapan pada 12 Januari, dan itu bisa menjadi El Clasico kedua musim ini jika Real dan Barca sama-sama maju.

Share this:

Leave a Reply