Tottenham diharap mengeluarkan Antonio Conte saat Daniel Levy ambil perlakuan susul kalimat kasar Southampton yang kejam

Tottenham nampaknya akan menyepakati syarat keperginya Antonio Conte dari club minggu ini susul kalimat kasarnya yang serang club sepanjang akhir minggu.

Spurs akan mengeluarkan Conte
Italia alami tahun 2023 yang memilukan
Mengeluarkan gempuran ke club di akhir minggu

Hasil seimbang 3-3 menantang team terikuth liga Southampton walau unggul 3-1 dengan 15 menit sisa untuk bermain menggerakkan pertemuan jurnalis pasca-pertandingan dari Conte, yang saat ini nampaknya akan memperoleh kemauannya berbentuk keperginya dari Tottenham.. Telegraph memberikan laporan jika ketua Daniel Levy sudah pertimbangkan cara seterusnya dengan berhati-hati, dengan saat ini diharap Conte akan pergi saat sebelum akhir pekan.

Ryan Mason diprediksi akan ditaruh sebagai penanggung jawab sementara Spurs sampai musim akhir sesudah pemberhentian Conte disepakati dan dipublikasikan. Orang Italia itu stabil dalam kritiknya pada club, yang berdasar laporan itu membuat mustahil untuk saat ini kembali lagi ke kedudukannya, sama dia terbang ke Italia pada Senin pagi saat sepak bola club stop untuk interval internasional.

Conte jadi informasi khusus untuk reaksi saat laga polemisnya di Tottenham, khususnya saat mereka tersisih dari Liga Champions oleh Milan. Dengan persetujuannya diakhir musim, banyak yang yakin ia berusaha untuk memaksakan club, melakukan kembali dengan melipatgandakan diakhir minggu dengan gempuran pedas di club di tingkat papan dan pemain.

Dalam musim yang susah secara individu untuk pria berumur 53 tahun itu, yang kehilangan seorang sahabat dan harus juga istirahat sesudah operasi genting awalnya tahun ini, ia tidak sanggup pimpin club raih piala atau bertambah. tim sesudah akhir yang ceria untuk kampanye 2021-22.

Sesudah bermain seri 3-3 di hari Sabtu, Conte menjelaskan ke reporter: “Saya berpikir lebih bagus masuk ke dalam permasalahan, kami bukan team. Kami ialah 11 pemain yang masuk ke dalam lapangan. Saya menyaksikan pemain egois, pemain yang tidak ingin untuk sama-sama menolong dan tidak menyimpan hati [ke dalamnya]. Musim ini dibanding musim kemarin, saat ini kami tambah jelek dalam faktor ini. Saat Anda bukan team, Anda tidak bisa mengalami perkembangan.”

Ia selanjutnya menambah: “Gampang dengan langkah ini [bermain tanpa penekanan atau kebutuhan]. Cerita Tottenham ialah ini, 20 tahun ada pemiliknya dan mereka tak pernah memenangi suatu hal tapi kenapa? Kekeliruan cuma untuk club, atau untuk tiap manager yang ada di sini.”

Tottenham a lagi berlaga sesudah interval internasional di posisi ke-4 dan unggul dua point dari Newcastle, walau The Magpies masih mempunyai dua laga sisa di Spurs. Salah satu konsentrasi Mason ialah amankan sepak bola Liga Champions.

This website uses cookies.