Pemain sepak bola James McClean sudah mengutarakan jika ia sudah didiagnosa autisme, dengan menjelaskan ia share “perjalanan” beberapa untuk putrinya, yang autis.
“Sama seperti yang Anda semua paham, putri saya Willow-Ivy autis,” catat pemain internasional Republik Irlandia berumur 33 tahun itu di halaman Instagram-nya di hari Selasa.
“4 tahun akhir sudah mengganti hidup secara paling mengagumkan tapi juga susah karena ayahnya menyaksikan ia menangani banyak sekali halangan dalam kehidupannya dan belajar bagaimana mengurus rintangan yang ia temui tiap hari,” ia share, membuat pengungkapan sepanjang Minggu Akseptasi Autisme Dunia.
McClean, seorang winger untuk Wigan Athletic, menambah jika makin ia dan istrinya belajar mengenai autisme putri mereka, makin ia mengenal beberapa karakternya dalam dianya, dan ia memilih untuk memperoleh penilaian masalah spektrum autis.
“Ini sedikit perjalanan dan saat ini mempunyai analisis. Saya berasa telah saatnya untuk membagikan, untuk minggu yang berada di dalamnya,” ucapnya.
Willow-Ivy
“Saya sudah berdiskusi untuk beberapa saat untuk menerbitkannya dalam membagi ini karena saya sudah lakukan ini untuk Willow-Ivy, untuk memberitahu ia jika saya memahami dan jika jadi autis tidak dan tidak bisa meredamnya untuk capai arah dan mimpinya, ” .
Sekitaran satu diantara 100 anak menanggung derita autisme di penjuru dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, yang menulis jika istilah itu dipakai untuk memvisualisasikan “beragam barisan keadaan yang terkait dengan perubahan otak” yang diikuti “beberapa tingkat kesusahan dengan masalah sosial”. hubungan dan komunikasi”.
“Karakter yang lain ialah skema kegiatan dan sikap yang tidak biasa, seperti kesusahan dengan peralihan dari 1 kegiatan ke kegiatan yang lain, konsentrasi pada detil, dan reaksi yang tidak biasa pada kesan,” tambah organisasi itu.
Dalam posting LinkedIn, penulis Jon Barbuti, yang mempunyai dua anak autis, berbicara, “James memberitahukan jika anak autis bisa berprestasi di bagian apa pun itu.”
“Masih tetap ada klise jika beberapa anak autis akan temukan jalan mereka ke pengkodean, matematika, atau pemburuan soliter. Banyak tekad, dan semua kemampuan buat mereka, tapi semua sektor terbuka, terhitung olahraga.
“Maka terima kasih ke James, untuk anak-anak autis, jalur untuk memburu keinginan mereka sendiri kemungkinan sedikit terang mulai malam hari ini,” tambah Barbuti.