Review Bayern Munchen vs Tottenham ( 3 – 1 )

Bayern Munchen mengakhiri fase grup Liga Champions dengan sempurna

Bayern Munich mengakhiri babak penyisihan grup Liga Champions dengan rekor sempurna setelah menang meyakinkan 3-1 atas Tottenham di Allianz Arena.
Berakhirnya laga terakhir dini hari tadi sudah memastikan satu tempat di 16 besar bagi Bayern dan Spurs, tugas terakhir di Grup B tadi bukan lah suatu pertandingan yang terlalu penting bagi tim asal Jerman ini, mengingat tim nya sudah di pastikan masuk ke putaran berikutnya sebelum pertandingan akhir tadi berlangsung. Akan tetapi Bayern tidak berminat untuk melepaskan diri dan bermauin santai dalam menghadapi Spurs.
Adalah Kingsley Coman yang berhasil menempatkan Bayern di depan dengan gol pada 12 menit, dan meskipun mereka dibakas kembali dalam waktu empat menit oleh gol Spurs pertama ( Ryan Sessegnon ), upaya dari Thomas Muller dan Philippe Coutinho menunjukkan kualitas tim juara Eropa lima kali ini terhadap spurs,dimana Spurs sendiri masi di anggap tim yang malu – malu di kompetisi terbesar eropa ini.

Bagaimana Munchen bisa mengakiri babak penyisihan UCL dengan sempurna?

Dengan perjalanan mereka ke babak sistem gugur sudah aman, kedua belah pihak membuat 11 perubahan gabungan menjelang berlabuh ke babak grup terakhir mereka. Bayern tampil dengan kekuatan dominan di depan pendukung mereka sendiri, dengan sabar memeriksa pertahanan Spurs sebelum melepaskan serangan – serangan pada 12 menit. Tendangan voli belakang Benjamin Pavard diselamatkan oleh Paulo Gazzaniga, yang menunjukkan refleks cepat untuk bangkit kembali.Di beberapa menit kemudian kiper Spurs tak dapat berbuat banyak ketika umpan silang Serge Gnabry dibelokkan ke tepat ke Coman, dan pemain Prancis itu berhasil menempatkan situs judi bola Bayern di depan untuk sementara waktu.

Tapi Spurs hanya tertinggal empat menit di belakang.Sebuah langkah serangan yang rumit mengakhiri bergulirnya bola melewati garis gawang Munchen oleh pemain Sessegnon yang berusia 19 tahun itu. Pada menit ke 25 Bayern kehilangan komandan pencetak gol mereka karena cedera lutut yang tampak parah , dan tak lama setelah itu, Thiago melewatkan kesempatan emas untuk mengembalikan keunggulan mereka ketika dia entah bagaimana melepaskan tembakan melebarnya. Tapi pemain pengganti Coman, Muller, mengembalikan euforia pertandingan dengan memberikan gol ke 2 Munchen,adalah gol ke-198 untuk rumah klub, setelah setelah berhasil memanfaatkan tembakan Alphonso Davies yang memantul dari tiang gawang Spurs. Giliran Coutinho beraksi dan memberikan tekanan ke Spurs, dimana di awal ancamannya Gazzaniga berhasil menepis tembakan cepat Coutinho yang memukau. Coutinho tak berhenti atas usahanya menyusahkan tim lawannya,membukukan 5 tembakan ke gawang dan 3 di antaranya on target membuahkan hasil, dimana tembakan melengkungnya terbang rendah melewati lengan Gazzaniga , dan sungguh penenmpatan bola yang sangat memukau di berikan. Munchen pun akhirnya memperjauh jarak gol nya terhadap Spurs pada pertandingan dini hari tadi dan skor tersebut bertahan sampai babak ke dua berakhir.

Jose memberi tanggapan atas hasil sempurna Munchen.

“Hari ini bukan masalah siap atau tidak siap. Hari ini adalah situasi yang sangat sulit dalam memainkan permainan dan mempersiapkan permainan, di mana Anda lebih menekankan pada pemain untuk lebih beristirahat daripada berjuang keras untuk suatu hasil pada pertandingan tadi. Itu sangat sulit dan saya mencoba menyembunyikan perasaan itu dari para pemain, tetapi para pemainnya adalah orang-orang yang cerdas dan mereka mengerti dengan jelas bahwa fokus saya bukan pada hari ini, fokus saya adalah pada apa yang berikutnya. ” Jose Mourinho.

Statistik dan hasil menakjubkan Bayern.

Bayern menjadi klub kedua yang memenangkan semua enam pertandingan grup mereka dalam satu musim Liga Champions UEFA (dalam format kompetisi saat ini – sejak 2003-04) setelah Real Madrid, yang telah melakukannya dua kali (pada 2011-12 & 2014- 15). Manajer Spurs Jose Mourinho telah kehilangan masing-masing dari tiga pertandingan tandangnya di Bayern Munich, dengan ketiganya datang di Liga Champions yang bertanggung jawab atas tim yang berbeda (2-3 dengan Chelsea, 1-2 dengan Real Madrid dan 1-3 dengan Spurs). Bayern Munich tidak terkalahkan di kandangnya di babak penyisihan grup Liga Champions dalam enam musim berturut – turut, memenangkan 17 dari 18 pertandingan mereka di Allianz Arena sejak musim 2014-15 (D1).

Apa selanjutnya?

Kedua klub menunggu nasib mereka dalam undian Senin untuk 16 besar Liga Champions. Sebelum itu jadwal , Bayern menjamu Werder Bremen di Bundesliga pada pukul 02:30 siang hari Sabtu, sementara Spurs bertandang ke Wolves di Liga Premier pada hari Minggu pukul 14:00.

Rapor pemain.

Bayern Munich
Neuer (7), Pavard (6), Boateng (6), Martinez (6), Davies (7), Kimmich (8), Thiago (6), Coman (6), Coutinho (8), Perisic ( 6), Gnabry (8).
Subs: Goretzka (n / a), Muller (6), Zirkzee (n / a).

Tottenham
Gazzaniga (6), Walker-Peters (5), Foyth (5), Alderweireld (5), Rose (5), Dier (5), Sissoko (5), Lo Celso (4), Eriksen (5), Sessegnon (6), Lucas (4).
Subs: Putra (5), Skipp (n / a), Wanyama (n / a).

Pemain Terbaik: Serge Gnabry ( 8 )

Share this:

Leave a Reply