Empat Besar Target Realistis Duo Si Merah Ini

Liverpool dan Man United adalah tim yang digadang-gadang bisa menjadi juara pada musim ini, Liverpool pada awal musim dan terutama MU pada awal tahun ini. Namun hasil yang didapat oleh kedua tim pada tiga minggu terakhir dan terutama pada hari Sabtu dan Minggu barusan ini seperti menegaskan bahwa empat besar adalah hasil paling realistis untuk kedua tim si merah ini.

Liverpool 1-4 Manchester City

Hasi pertandingan ini seperti memastikan peluang Liverpool untuk mempertahankan gelar juara liga Inggris sirna sudah. Manchester City cukup dominan dalam permainan, mengambil inisiatif serangan sejak peluit dibunyikan. Kemampuan Liverpool yang mencengangkan pada musim sebelumnya tidak berbekas pada pertandingan ini. Rekor tak terkalahkan di Anfield sebelumnya dengan rentang sampai 68 pertandingan, sudah tidak berarti. Liverpool sudah kalah tiga kali di kandang pada musim ini. Dan ini adalah hasil terburuk yang dialami Liverpool dari ketiganya. Ketiadaan bek tengah asli memang sepertinya menjadi alasan utama kekalahan ini. Tampil dengan dua gelandang pada jantung pertahanan, Fabinho dan Henderson mengalami hari yang buruk dan kesulitan menangani kecepatan Raheem Sterling cs.

Man City dihadiahi penalti oleh pelanggaran yang dilakukan oleh Fabinho terhadap Sterling di kotak penalti Liverpool. Kecepatan Sterling menyebabkan Fabinho terpaksa menjatuhkan Sterling. Namun penalti yang diambil oleh Gundogan gagal menghasilkan gol. Babak pertama berakhir dengan skor kaca mata 0 – 0.
Pada babak kedua Gundogan menebus kesalahan dengan mencetak gol pembuka pada pertandingan ini, memanfaatkan peluang yang tercipta hasil kerjasama Foden dan Sterling.

Liverpool menyamakan kedudukan menjadi 1-1 oleh penalti yang diambil oleh Salah. Penalti diberikan oleh pelanggaran yang dilakukan Ruben Dias terhadap Salah. Salah tidak menyiakan penalty ini dan menendang bola masuk ke gawang atas Ederson. Namun ini adalah gol satu-satunya oleh Liverpool, sementara City masih menambah tiga gol lagi.
Gol kedua bagi Man City tercipta oleh karena error yang dilakukan oleh kiper Liverpool Alisson, gol dicetak kembali oleh Gundogan.
Alisson kembali menyebabkan satu lagi gol yang membuat bola bersarang untuk ketiga kali nya di gawangnya kali ini oleh Sterling. Gol keempat sebagai gol pemanis bagi Man City dicetak oleh Phil Foden, pemain muda jebolan akademi Man City.

Pada akhir pertandingan seperti menegaskan target akhir Liverpool pada musim ini, Klopp menyatakan Liverpool akan mengejar untuk bisa finish pada empat besar untuk musim 2020/21 ini.

Manchester United 3-3 Everton

Sebuah pertandingan yang mendebarkan di Old Trafford membuat peluang MU untuk kembali meraih gelar PL menjadi semakin jauh dari kenyataan. Everton berhasil dua kali menyamakan kedudukan, dengan yang terakhir dilakukan pada menit akhir babak kedua.

de gea

Kedua tim bermain menyerang, dengan keduanya berhasil menciptakan peluang, namun MU yang duluan bisa mencetak dua gol pada babak pertama. Gol diciptakan oleh Edinson Cavani dan Bruno Fernandes. Gol oleh Cavani adalah berkat assis sangat bagus dari Marcus Rashford yang memberikan umpan silang terukur dari sisi kanan. Edinson Cavani tidak menyiakan umpan bagus dari Rashford dan menyundul bola ke gawang Everton. Adapun gol kedua oleh Fernandes adalah sebuah gol cemerlang yang menunjukkan kepiawaian Fernandes melihat celah pada area gawang dan kemampuan skill yang mumpuni untuk menlob bola melewati atas kiper dan jatuh dari bagian atas gawang, gol kedua untuk United.

Namun pada babak kedua, adalah giliran Everton yang mengejutkan di Old Trafford. Hanya dalam waktu tiga menit, Everton berhasil mencetak dua gol ke gawang David De Gea. Gol pertama dicetak oleh Abdoulaye Docoure akibat kesalahan yang dilakukan oleh De Gea. Umpan oleh Calvert-Lewin dari sisi kanan gawang ditepis oleh De Gea namun jatuh persis di kaki Docoure yang langsung menendang masuk bola ke gawang. Gol kedua diciptakan oleh James Rodriguez menendang kencang bola hasil umpan cutback Docoure dari sisi kiri De Gea.

Berusaha mengembalikan keunggulan, akhirnya Man United kembali mencetak gol ketiga oleh Scott McTominay lewat sundulan menyambut umpan tendangan bebas Luke Shaw. Lagi-lagi Everton berhasil menyamakan skor menjadi 3-3 pada menit akhir babak kedua lewat tendangan bebas. Dominic Calvert-Lewin bereaksi cepat menendang bola dari freekick Digne. David De Gea terlambat atau malah tidak bereaksi sama sekali dan bola pun masuk ke gawangnya. Ini bukan pertama kalinya performa pertahanan Man United terutama kiper de Gea menggagalkan kemenangan yang sudah di depan mata.

 

idn poker

Share this:

Leave a Reply