Barcelona vs Real Madrid: Keraguan dan Kebencian di Camp Nou

Preview dan Prediksi Barcelona vs Real Madrid

Baru sebulan yang lalu, pengamat menganggap skuad Julen Lopetegui merupakan mesin sepakbola yang menarik. Membangun kembali dirinya dengan kesegaran dan keberanian. Digawangi oleh dua bintang veteran yang bersinar kembali, Karin Benzema dan Gareth Bale. Menemukan cara mereka sendiri di posisi dimana Cristiano Ronaldo pernah bersinar.

Kemudian datanglah periode sulit yang dimulai dengan kekalahan 0-3 di kandang Sevilla disusul dengan bulan Oktober yang kelabu. Dan harapan yang sempat menggunung pada sang pelatih baru untuk membangun kembali Real Madrid pasca duo CR7 dan Zidane tiba-tiba telah menguap. Sekarang mereka akan menjalani El Clasico pertama sejak 2007 tanpa duel Cristiano-Messi, dan segudang pertanyaan tampaknya tak akan menemukan jawaban.

Setelah empat kekalahan dalam enam pertandingan terakhir mereka, termasuk digebuk oleh tim “sederhana” CSKA di Moskow, kemenangan di tengah pekan atas Viktoria Plzen (2-1) disambut positif, tetapi tidak mengembalikan respek.

Memang Julen Lopetegui mendapatkan perpanjangan waktu, tetapi mengalahkan Barcelona di Camp Nou adalah prestasi yang terlalu muluk baginya. Kabar baiknya adalah Toni Kroos mulai kembali, setelah tampil “membosankan” dalam beberapa pertandingan terakhir. Kabar buruknya adalah mereka terlalu sering membentur tiang lawan: 11 kali dalam 13 pertandingan!

Meskipun kubu yang dibesut Ernesto Valverde tidak bisa bermain dengan Messi, Barcelona berada dalam keadaan yang jauh lebih baik. Blaugranas melakukan pemanasan yang baik dalam laga Liga Champions, dan tampak nyaman menjamu Inter Milan di Camp Nou.

Rafinha Alcantara dan Jordi Alba mencetak gol dalam kemenangan 2-0, plus penampilan yang sangat efektif dari Ivan Rakitic. Rafinha, harus diakui, sangat berguna dan mampu menyisihkan Ousmane Dembele dan Malcom ke bangku cadangan.

Solusi kreatif itu membuktikan kata-kata Gerard Piqué tepat ketika cedera siku Messi dinyatakan: “Kami akan kehilangan dirinya, tetapi kami memiliki tim yang siap untuk setiap tantangan.”

Barcelona memimpin La Liga dengan empat poin di atas Real Madrid, yang berada dalam posisi ketujuh dalam klasemen.

Hal ini bukan berarti seolah-olah Los Blancos sudah kalah dalam persaingan Liga Spanyol, tetapi menunjukkan mereka akan melangkah ke Camp Nou dengan membawa bayang-bayang keraguan.

Tidak percaya diri dan tertinggal dari rival yang lebih konsisten, para pemain tahu mereka memperjuangkan misi yang diusung pelatih mereka. Akan sulit untuk bersantai dan menikmati perjalanan ketika gelandang Brasil, Arthur, menunjukkan dirinya nyaman di sisi kiri Busquets, dan Philippe Coutinho menghadirkan kelas dan trik baru di lini serang.

Meskipun ini bukan gaya khas Lopetegui di Madrid, tampaknya El Real akan membiarkan Barcelona menyerang, dan menempatkan asa mereka pada serangan balik yang cepat sambil mencari posisi Gareth Bale.

Sikap realistis diperlukan ketika tim tuan rumah jauh lebih difavoritkan dan rasa kurang percaya diri yang menghinggapi sebuah tim yang sedang berjuang untuk kelangsungan hidup.

Marcelo memang telah mencetak dua dari tiga gol terakhir, tetapi juga itu bisa membuka celah bagi kubu lawan. Sebagian besar pertandingan akan dihiasi duel antara ia dan Arthur, yang pasti akan berusaha memblokade pergerakan rekan senegaranya itu.

Peran baru Luis Suárez juga patut dijadikan pertimbangan. Ketika melawan Inter Milan, striker asal Uruguay itu meninggalkan posisi sentralnya untuk membuka ruang di kedua sisi serangan, yang menciptakan jalan bagi gol pertama Rafinha. Itu bisa berbahaya bagi Marcelo, seperti yang kita semua sudah tahu.

Prediksi Barcelona vs Real Madrid

Pertandingan akan berjalan lebih “membosankan” daripada El Clasico biasanya. Namun seperti juga yang diperkirakan banyak orang, Barcelona akan meraih 3 poin. Tapi menurut saya dengan skor yang tidak terlalu menyolok. Skor 1-0 atau 2-1 untuk tuan rumah.
Rekomendasi: Barcelona -0.5 (Asian Handicap)

Oleh: Nico Julian

Share this:

Leave a Reply