Final Liga Champions | Liverpool vs Real Madrid | 28 Mei 2022

Si juara Liga Champions 6x, Liverpool, akan berjumpa dengan pemilik rekor juara 13 kali, Real Madrid, dalam set penetapan akhir atau final di stadion Stade de France, kota Paris pada Minggu dini hari jam 02.00 WIB.

Laga ini akan disiarkan langsung oleh stasiun tv SCTV dan Bein Sports untuk daerah Indonesia.

Walau Liverpool sudah tidak berhasil dalam usaha raih quadruple musim ini tetapi piala paling tinggi bisa mereka capai dengan memenangi titel juara Liga Champions yang ke-7 kalinya dalam riwayat club. Kemenangan di partai final atas Real Madrid dapat menjadi pembalasan setimpal atas ketidakberhasilan di final tahun 2018 atas musuh yang serupa. Masa lalu pahit masih membekas di tim dan simpatisan Liverpool ingat saat itu pemain unggulan The Reds, Mohamed Salah, harus diambil keluar pada set pertama karena entahlah menyengaja atau mungkin tidak dia terbanting oleh bek Madrid, Sergio Ramos. Walau sebenarnya saat Salah masih di atas lapangan Liverpool lebih memimpin jalannya laga.

Real Madrid sudah pasti tidak sia-siakan kesempatan untuk pertajam rekor mereka di Liga Champions dengan memenanginya yang ke-14 kalinya. Si pelatih, Carlo Ancelotti, pasti ingin kembali memenangi piala sang kuping besar sesudah dia melakukan akhir kali di tahun 2014 di periode kedudukan pertama kalinya bersama Real Madrid.

Sebagai pelatih Ancelotti telah 2x hadapi Liverpool di partai final persaingan antar-klub Eropa kelas pertama ini. Pertama kalinya terjadi pada tahun 2005 yang diwarnai dengan kemenangan come-back paling fantastis di set final Liga Champions saat Liverpool mengubah ketinggalan 0-3 di set pertama dengan menaklukkan Milan lewat sesion penetapan beradu penalti. Tetapi berlalu 2 tahun selanjutnya di 2007, Ancelotti dan AC Milan sukses lakukan balas sakit hati dengan menaklukkan Liverpool dengan score 2-1 di set final Liga Champions yang diadakan di kota Athena, Yunani.

Siapakah antara ke-2 tim yang hendak berjaya dan memenangi gelar Liga Champions musim ini? Silahkan baca ulasan dan perkiraan dari team Sindikat Bola di video ini.

Pasar Taruhan Judi Bola Hari dan Malam Ini

Asian Handicap: Liverpool 0 : 1/4 Real Madrid
Over/Under: 2 3/4 Gol

Informasi Team Laga Liverpool versus Real Madrid

Pemain tengah bertahan Liverpool, Fabinho, mulai latihan secara penuh di hari Rabu. Jurgen Klopp sampaikan jika Thiago Alcantara mempunyai kesempatan bagus agar bisa tampil di final. Informasi ini sebagai dorongan double yang besar untuk The Reds.

Mohamed Salah dan Virgil van Dijk sudah datang dari cidera dalam laga liga paling akhir musim ini. Ke-2 nya masuk ke susunan pemain cadangan, meskipun cuma Salah yang di turunkan oleh Klopp di akhir minggu kemarin.

Ibrahima Konate seringkali dipercayai dibanding Joel Matip dalam enam laga babak knock out Liga Champions. Tetapi keliatannya Matip yang lebih eksper akan menemani van Dijk di jantung pertahanan.

Roberto Firmino dan Diogo Jota kemungkinan akan duduk di kursi cadangan, untuk memberikan tempat pada Sadio Mane, Luis Diaz dan Mohamed Salah di barisan striker.

Di tim Real Madrid, David Alaba sudah melewati enam laga paling akhir karena cidera. Tetapi, Nacho siap untuk bermain bila memang dibutuhkan.

Eduardo Camavinga tampil mengagumkan dari kursi cadangan dalam seringkali performa di set mekanisme luruh, tapi Toni Kroos diprediksi semakin lebih dipercayai untuk isi satu tempat di tengah lapangan.

Rodrygo adalah pemain yang berjasa mengantar Los Blancos ke arah final, hingga ia peluang semakin lebih diutamakan dari Federico Valverde untuk memperoleh tempat di sayap kanan.

Data dan Analitis Laga Liverpool versus Real Madrid

Liverpool sudah memenangi dua piala lokal selama ini, Piala Carabao dan Piala FA. Tetapi harapan quadruple mereka gagal di gelaran Liga Primer Inggris. Walau keinginan sempat tersingkap saat secara mengagetkan Aston Villa unggul 2-0 sampai menit ke-75. Tetapi pada waktu kurang dari 6 menit, Manchester City secara fenomenal mengubah kondisi jadi 3-2 dan pastikan keunggulan satu point mereka dari The Reds berbuah manis dengan titel juara English Premier League.

Akhiri musim dengan dua piala saat ini kemungkinan tidak memberikan kepuasan tim Liverpool dan simpatisannya. Untuk membayar ketidakberhasilan di liga karena itu visi paling akhir harus diselesaikan dengan raih piala Liga Champions yang ke-7 kalinya. Sekalian untuk menegaskan status Liverpool sebagai club asal Britania Raya tersukses di benua Eropa.

Laga hari Sabtu akan mengidentifikasi kesepuluh kalinya Liverpool tampil di final Liga Champions. Walau sebagian orang kemungkinan memiliki pendapat jika mereka nikmati pergerakan yang relatif gampang, tapi sama seperti yang selalu ditegaskan oleh Jurgen Klopp ke anak asuhnya, tidak ada laga yang gampang dalam persaingan ini.

Liverpool sudah cetak minimal 2 gol setiap laga Liga Champions mereka musim ini – kecuali saat mereka dikalahkan Inter Milan di Anfield pada set 16 besar. Kekalahannya dengan Nerazzurri itu sebagai kekalahan paling akhir The Reds di semua persaingan. Mereka sekarang tidak pernah kalah di dalam 18 laga paling akhir di semua persaingan dan raih 10 kemenangannya atas 11 pertandingan paling akhir.

Mayoritas anggota tim Liverpool sekarang ini ialah mereka yang turut serta dalam kekalahan di final dari Real Madrid di tahun 2018 di Kyiv. Ditegaskan bawah jadwal balas sakit hati tentu hinggap dalam pikiran beberapa pada mereka – terutamanya untuk Mohamed Salah yang saat itu harus diambil keluar dengan berurai air mata pada set pertama karena dibanting oleh Sergio Ramos.

Jurgen Klopp sudah memperjelas jika gairah untuk membalasnya sakit hati tidak bercokol di pemikirannya, tapi prosentase kemenangan yang cuma 33% menantang Real Madrid sebagai rekor terjelek untuk si pelatih dari Jerman hadapi satu club. Membenahi rekor itu di hari Sabtu tentu minimal bisa menjadi penghiburan atas ketidakberhasilan raih quadruple. Tetapi, musuh yang ditemui ini kali ialah team yang mengetahui tepat bagaimana triknya memenangi Liga Champions.

Mengubah minus 2 gol menantang Paris Saint-Germain, singkirkan juara bertahan Chelsea sesudah sempat ketinggalan 0-3 di Bernabeu, menangani Manchester City sesudah kecolongan 4 gol di Etihad. Pasti kita harus angkat topi ke Carlo Ancelotti dan kekuatan psikis anak asuhnya.

Mempunyai striker mematikan seperti Karim Benzema dan winger yang penuhi kekuatannya di diri Vinicius Junior sudah menolong Los Blancos untuk lakukan come-back secara berkali-kali di persaingan ini. Tapi kontributor bintang muda asal Brasil yang lain pun tidak bisa dilalaikan.

Real Madrid telah dipandang tentu tersisih di set semi final sesudah Manchester City pimpin dengan keunggulan agregat 5-3 saat laga masuk menit ke-90. Tetapi tanpa diduga Rodrygo sanggup cetak 2 gol dalam kurun waktu dua menit untuk memaksakan laga harus diteruskan ke set waktu perpanjangan. Beberapa simpatisan El Real yang sempat keluar stadion pada akhirnya kembali lagi ke tempat duduk mereka. Dan hal tersebut bisa dibuktikan tidak percuma, saat sepakan penalti Karim Benzema pastikan jika juara Liga Spanyol itu mencatatkan satu tempat di partai final di Paris.

Dapat dimengerti jika mereka sedikit santai di sejumlah laga paling akhir La Liga sesudah pastikan titel juara dengan beberapa minggu sisa. Ancelotti nikmati peluang untuk lakukan perputaran untuk istirahatkan beberapa pemain kuncinya mendekati final hari Sabtu ini. Maksudnya tidak lain supaya club paling sukses di persaingan antar-klub Eropa itu bisa tampil dengan fresh untuk menyelesaikan visi mengusung piala Liga Champions yang ke-14 kalinya.

Real Madrid dan Liverpool awalnya sudah berjumpa 8x di persaingan antar-klub Eropa, dengan Los Blancos masih unggul dengan raih empat kemenangan dibanding dengan 3 kemenangan untuk The Reds. Gol tunggal Alan Kennedy bawa Liverpool raih Piala Eropa dengan mengkandaskan Real Madrid di final di tahun 1981. Selanjutnya sepasang kemenangan di set 16 besar pada musim 2008-09 lengkapi tiga kemenangan berturut-turut The Reds atas Los Blancos.

Tetapi, mulai sejak itu Liverpool sudah kalah 4x dan cuma sanggup seri 1x dari 5 laga paling akhir mereka menantang Real Madrid. Terhitung laga final pada tahun 2018 yang diwarnai bencana Mo Salah, performa hebat Gareth Bale dan blunder malu-maluin yang sudah dilakukan Loris Karius.

Beberapa striker seperti Karim Benzema, Vinicius Junior, Mohamed Salah dan Sadio Mane akan susah disetop sepanjang 90 menit. Trio striker beresiko yang dipunyai The Reds semakin lebih optimis hadapi baris belakang Los Blancos yang cukup rawan. Tetapi, Benzema telah menunjukkan jika dia cuma memerlukan satu atau dua peluang untuk cetak gol untuk teamnya. Garis pertahanan tinggi yang diaplikasikan Liverpool akan rawan pada kecepatan dan trick dari 2 bintang muda Brasil yang dipunyai El Real.

Kami rasa factor kunci dari pertandingan ini ialah persiapan Thiago Alcantara dan Fabinho mengawali pertandingan semenjak awalnya. Bila ke-2 nya pada keadaan bugar 100% keliatannya Liverpool lebih berkesempatan mengusung piala Liga Champions yang ke-7 kalinya dan akhiri dongeng Cinderella Real Madrid.

Perkiraan Taruhan Judi Bola Hari dan Malam Ini

Asian Handicap: Liverpool -1/4
Over/Under: Over 2 3/4
Score: Liverpool 3-2 Real Madrid

Leave a Reply