Major League Soccer Menyelidik Sangkaan Penghinaan Rasial Sepanjang Laga

Major League Soccer menjelaskan sedang menyelidik dakwaan jika seorang pemain membuat pengakuan rasis sepanjang laga Sabtu New York Red Bulls dan San Jose Earthquakes.

Sepanjang interviu di podcast “The Aftershock” sesudah laga, striker Earthquakes Jeremy Ebobisse menjelaskan ia dengar seorang pemain di team musuh membuat pengakuan rasis.

Ebobisse menjelaskan teamnya terus bermain karena pemain Red Bulls yang ia tuduh membuat pengakuan itu menjelaskan itu tidak diperuntukkan ke siapa saja secara eksklusif.

Striker Earthquakes belum mengenali pemain yang ucapnya ucapkan cacian rasial.

Liga menjelaskan “tidak ada toleran untuk bahasa kasar dan ofensif dan menyikapi dakwaan ini dengan benar-benar serius.”

Major League Soccer (MLS)

Pada sebuah pengakuan, MLS menjelaskan “penyidikan atas permasalahan ini akan selekasnya diawali. Info selanjutnya akan diberi sesudah penyidikan usai.”

MLS menjelaskan kejadian yang diperhitungkan terjadi di menit ke-54 laga.

New York menjelaskan menyikapi dakwaan itu dengan serius, selekasnya menyampaikannya ke MLS, dan bekerja bersama dengan liga.

“New York Red Bulls tidak maafkan semua wujud penghinaan atau diskriminasi,” kata club itu pada sebuah pengakuan.

San Jose menjelaskan itu memberikan dukungan penyidikan liga.

“Club kami tidak mentolerir semua wujud rasisme atau penghinaan dan kami memberikan dukungan pemain meng ikuti dakwaan yang serius ini,” kata club pada sebuah pengakuan. “Bahasa ini tidak mempunyai tempat di dalam permainan kami.”

This website uses cookies.