Tottenham 0 – 1 Everton, Ancelotti Mengalahkan Mourinho

Pasukan Jose Mourinho takluk 0 – 1 melawan Everton, pertandingan kandang yang buruk oleh Tottenham, gol Everton diciptakan Lewin pada menit 55, lewat sundulan di kotak penalti, umpan dari tendangan bebas oleh Digne.

Ancelotti dan Mourinho dua pelatih kawakan

Everton tambil berbeda, seperti menampilkan ciri baru dibanding musim lalu. Pembelian pemain-pemain anyar, yang semuanya pemain tengah menjadi pembeda cara everton bermain bola.

Bisa dipastikan Everton akan mengandalkan pola yang sama seperti dalam pertandingan ini untuk satu musim ke depan. Allan, James Rodriguez, Abdoulaye Doucoure, pembelian baru Everton, ketiganya menjadi starter pada pertandingan ini.

Pemain yang turun dari menit pertama di pertandingan ini adalah tim inti Everton untuk musim ini. Tidak ada pemain andalan Ancelotti yang cedera dan tidak bisa bermain.

Carlo Ancelotti sepertinya melihat tidak ada kreativitas dan ketangguhan di lini tengah Everton, dan kehadiran ketiga pemain baru tersebut memberi Ancelotti yang diinginkannya.

Everton tidak pernah menang melawan tim-tim enam besar liga Inggris selama 40 pertandingan. Everton juga tidak pernah menang di kandang Tottenham selama 12 tahun sebelum pertandingan tadi malam.

Hasil pertandingan pertama ini tentu sangat menyenangkan bagi penggemar Everton.

Mourinho Tottenham

Sebaliknya untuk Jose Mourinho kekalahan ini kembali menghasilkan pertanyaan bagi dirinya. Mampukah ia membawa tim ini lebih jauh lagi!? Lebih jauh dibanding Pochettino!?

Mourinho dan Ancelotti adalah dua pelatih dengan reputasi besar. Dan untuk saat ini Mourinho tidak menambah positif reputasinya.

Pembelian pemain Tottenham juga minim, dan tidak menjawab atas kekurangan atau kelemahan permainan Tottenham musim lalu.

Sebaliknya Ancelotti sudah memberikan jawaban dengan tiga pemain yang dipilihnya untuk dibeli.

Hasil pembelian pemain kedua tim

Pada pertandingan ini, Mourinho menerapkan strategi mengandalkan Son Heung Min, pemain diinstruksikan supaya dengan cepat memberikan bola ke Son dan biarkan dia mencari cara mengumpan ke Kane atau coba menusuk sendiri.

Ketika Everton sudah membaca dan berhasil menghilangkan ancaman ini, Tottenham menjadi seperti bermain tanpa ide, tanpa kreativitas. Mourinho juga sepertinya tidak punya pemain yang bisa jadi pembeda di bangku cadangan.

Pada babak kedua Dele Ali digantikan oleh Sissoko, pemain dengan kreativitas digantikan pemain mengandalkan kekuatan dan mindset bertahan. Di saat Tottenham butuh kreativitas Mourinho menarik pemain dengan kreativitas.

Ancelotti Everton

Everton sendiri berhasil menerapkan strategi yang tepat dengan pemain-pemain baru. Tidak heran, karena Ancelotti membeli dua pemain yang sudah pernah dia latih bersama klub lain, Allan sewaktu di Napoli dan Rodriguez sewaktu di Real Madrid.

Ancelotti mengatakan timnya pada musim lalu begitu tidak konsisten, kekurangan kreativitas dan ketangguhan di lini tengah.

Untuk menjawab dua masalah pokok ini, untuk menambah ketangguhan Ancelotti membeli Allan dari Napoli, pemain dengan awareness yang tinggi, yang segera bisa menempatkan posisi yang tepat sebelum diserang.

Dia juga membeli Doucoure pemain dari Watford yang bertipe box-to-box satu lagi pemain untuk menambah ketangguhan di lini tengah.

Dan Ancelotti membeli James Rodriguez untuk menambah kreativitas saat menyerang. Hasilnya!? Rodriguez berhasil menciptakan lima peluang buat timnya.

Ini baru pertandingan pertama bagi kedua tim, bagi kedua manajer dengan reputasi yang hebat. Dari satu pertandingan ini Ancelotti lebih mentereng dibanding Mourinho. Ancelotti 1, Mourinho 0.

Line-Up Tottenham

LU Tottenham

Line-Up Everton

LineUp Everton

 

Baca juga:

https://www.bolakukus.com/liga-inggris/abdoulaye-doucoure-resmi-bergabung-dengan-everton/

Share this:

Leave a Reply