Mengapa VAR Tidak Menginterupsi Gol Tammy Abraham

Pada pertandingan liga Inggris minggu lalu ada dua kejadian handsball pada dua pertandingan berbeda yang menjadi perbincangan.

Pertandingan Brighton & Hove Albion melawan Manchester United terjadi interupsi handsball oleh VAR seusai pertandingan berakhir.

Dan pada pertandingan West Bromwich Albion melawan Chelsea terjadi handsball oleh Kai Havertz sebelum Tammy Abraham mencetak gol ketiga untuk Chelsea.

Kedua kejadian handsball luput dari pengamatan wasit sehingga tidak membunyikan peluit untuk pelanggaran.

Handsball oleh Neal Maupay, Brighton vs MU

Tetapi hanya satu yang diinterupsi oleh wasit VAR. Handsball yang dilakukan oleh Neal Maupay saat melawan MU pada menit akhir babak kedua tidak dilihat wasit. Tetapi diinterupsi oleh VAR dan meminta wasit lapangan mereview lewat video.

Maupay handsball

Seperti kita ketahui wasit melakukan review dan memberikan hadiah penalti buat MU. Pertandingan sudah berakhir tetapi mengapa VAR bisa menginterupsi!?

Alasannya adalah karena menurut aturan oleh International Football Association Board (IFAB), tidak ada batas limit untuk interupsi VAR.

Yang terutama adalah insiden yang menjadi objek interupsi VAR masih dalam menit permainan atau terjadi sebelum wasit meniup peluit berakhir.

VAR masih bisa menginterupsi asalkan wasit masih berada di lapangan pertandingan.

Handsball oleh Kai Havertz, West Brom vs Chelsea

Pada pertandingan West Bromwich Albion melawan Chelsea, Kai Havertz menyentuh bola sebelum akhirnya Tammy Abraham mencetak gol ketiga Chelsea.

Wasit tidak melihat handsball Havertz sehingga tidak meniup peluit. Tetapi VAR juga tidak melakukan interupsi.

Havertz handsball

Hal ini juga dikarenakan peraturan terkait VAR dari IFAB tentang handsball untuk musim 2020-21 yang menyatakan “VAR hanya akan menginterupsi handsball oleh tim menyerang, apabila handsball yang bersangkutan langsung membuahkan gol atau assist”.

Apabila tidak memenuhi keduanya maka VAR tidak menginterupsi.

Dalam kasus handsball oleh Havertz, setelah bola mengenai tangannya, kemudian bola ditendang oleh Mason Mount ke gawang kiper West Brom, tetapi mengenai lawan, dan pada akhirnya bergulir kembali dan Tammy Abraham menendang bola berbuah gol.

Apabila tendangan awal oleh Mason Mount adalah berbuah gol, maka wasit VAR harus melakukan interupsi untuk meminta wasit lapangan melihat insiden handsball oleh Havertz.

Begitulah penjelasan mengapa gol Tammy Abraham tidak diinterupsi oleh VAR.

Kedua insiden handsball ini adalah contoh penerapan aturan VAR untuk handsball pada musim 2020-21

Baca juga: https://www.bolakukus.com/liga-inggris/aturan-lebih-jelas-tentang-pelanggaran-handsball/

Share this:

Leave a Reply