Jurgen Klopp Meledek Chelsea Dan Manchester City

Sudah lama tiada kabar dari Jurgen Klopp, sepertinya minimnya aktivitas transfer menjadi satu faktor. Apakah dikarenakan Liverpool merasa sudah memiliki pasukan yang lebih dari cukup untuk mempertahankan mahkota juara Liga Inggris yang diraih musim lalu!?

Atau kondisi keuangan Liverpool yang tidak memungkinkan untuk membeli pemain baru terkenal yang biasanya, mahal. Bukan hal aneh atau luar biasa apabila memang itulah alasannya. Pandemi covid19 melanda seluruh dunia tidak terkecuali dunia sepakbola menggerus kondisi keuangan bahkan klub-klub kaya.

Praktis Liverpool tidak melakukan pembelian pemain baru yang spektakular, sampai hari ini baru tercatat membeli Kostas Tsimikas bek kiri dari klub Yunani Olympiakos. Target lebih ‘mahal’ Liverpool seperti banyak diberitakan adala Thiago Alcantara dari Bayern Munich. Tetapi sampai detik ini belum ada informasi yang konkret tentang proses transfer terkait pemain ini.

Bahkan disebut belum ada penawaran resmi yang masuk terhadap Alcantara dari Liverpool. Keengganan Bayern Munich untuk menurunkan harga Alcantara 30 juta euro sepertinya menjadi kendala. Liverpool tentunya merasa harga yang diset Bayern adalah terlalu tinggi dan tidak masuk akal di masa pandemi ini. Apakah karena Alcantara sedang berada pada musim terakhirnya di Bayern Munich dan sudah berusia 29 tahun!? Kita hanya bisa menunggu kabar selanjutnya.

Bandingkan dengan Manchester City, untuk menghadapi musim 2020-21 Man City telah membeli Pablo Moreno (Juventus), Ferran Torres (Valencia), Nathan Ake (AFC Bournemouth) dan meminjam Scott Carson (Derby County), Man City juga dikabarkan sedang mengejar pemain bertahan Napoli Kalidou Koulibaly, 29 tahun.

Bagaimana dengan Chelsea!? Sampai hari ini secara fantastis Chelsea telah membeli Timo Werner (RB Leipzig), Hakim Ziyech (Ajax), Ben Chilwell (Leicester), Malang Sarr (Nice), Thiago Silva (PSG) secara free, dan Kai Havertz (Bayer Leverkusen). Chelsea juga dikabarkan sedang mengincar kiper baru untuk menggantikan Kepa Arrizabalaga. Bila melihat pembelian dua klub itu tentunya aktivitas mereka jauh lebih mahal dibandingkan dengan Liverpool.

Jadi tidak heran, apabila Klopp baru-baru ini meledek Chelsea dan Man City. Secara implisit Klopp mengatakan klub seperti Chelsea dan Man City memiliki keuangan yang tidak terbatas, dimiliki oleh sebuah negara, para bangsawan. Kondisi serba tidak jelas dalam masa pandemi ini seperti tidak mempengaruhi kedua klub ini.

Klopp menegaskan Liverpool bukan klub seperti mereka, bahwa Liverpool mencapai prestasinya selama ini bukan dengan mengikuti cara kedua klub itu. Memiliki uang dan bisa mengganti sebagian besar pemain dengan seketika merupakan sebuah keuntungan tetapi juga tantangan tersendiri. Bukan hal mudah menyatukan begitu banyak pemain baru dalam waktu yang singkat.

Klopp juga mengatakan kekecewaannya terhadap situasi Manchester City dan tuduhan pelanggaran Financial Fair Play. Seperti diketahui, keputusan yang semula menyatakan Man City bersalah melanggar ketentuan FFP kemudian dibatalkan oleh pihak berwenang setelah Man City menyatakan banding.

Share this:

Leave a Reply