Dean Henderson Untuk David De Gea, Donny Van De Beek Untuk Paul Pogba

Bakal datangnya Van De Beek ke Manchester United, sedikit banyak menimbulkan pertanyaan bagi para penggemar Manchester United maupun penikmat sepakbola umumnya. Sebelumnya Manchester United sudah memperpanjang kontrak Dean Henderson sang penjaga gawang yang berkembang dari akademi internal Manchester United.

Dua kali menjalani musim bersama Sheffield United, Dean Henderson mengalami perkembangan pesat dalam kemampuannya sebagai penjaga gawang. Dia sudah berdiri di antara gawang Sheffield ketika Sheffield United berhasil naik kasta ke liga primer Inggris dari liga championship. Dean Henderson juga menjadi pilar di gawang Sheffield United menjalani musim pertama di Liga Primer Inggris. Untuk musim 2020-2021 kembali Sheffield United menawar pinjam ke Manchester United terhadap Dean Henderson, tetapi kali ini Manchester United memberikan jawaban yang berbeda. Dean Henderson diperpanjang kontraknya bersama Manchester United dan didaftarkan sebagai pemain utama untuk musim 2020-2021.

Bila dirunut dengan performa penjaga gawang utama Manchester United saat ini, David De Gea, langkah dibuat Solksjaer ini cukup menarik. Musim 2020-2021 bisa saja akan menjadi musim De Gea tersingkir dari posisi penjaga gawang utama. Performa yang kurang apik De Gea dalam menjalani beberapa pertandingan penting mau tidak mau membuat Solksjaer harus melakukan pilihan. Menjual David De Gea tentu tidak mudah, mempromosikan Sergio Romero langsung menjadi penjaga gawang utama juga bukan pilihan bagi Solksjaer. Dean Henderson sudah lama menegaskan dirinya menginginkan posisi utama di gawang Manchester United sejalan dengan kemampuannnya yang meningkat bersama Sheffield United. Pilihan yang diambil Solksjaer sepertinya adalah memasukkan Dean Henderson ke dalam skuat utama MU, bersiap untuk menggantikan De Gea ketika diperlukan ataupun secara permanen, dan tentunya tidak salah juga berharap De Gea bisa kembali ciamik di bawah mistar gawang Manchester United. Bagaimana dengan Sergio Romero!? Jalan tengah yang bisa diambil Solksjaer adalah menjualnya, sehingga Romero bisa mendapatkan waktu bermain reguler di klub lain. Sejauh ini Aston Villa, Everton dan Leeds United dikabarkan tertarik mendapatkan Romero.

De Gea Dean Henderson

Bagaimana dengan Pogba!? Untuk pemain ini Manchester United seperti menghadapi buah simalakama, popularitas Pogba yang tinggi cukup baik untuk sisi komersial MU, tetapi tidak bisa dipungkiri belum diimbangi dengan prestasi. Pogba belum juga stabil bersama Man Utd. Sejak kembali ke Manchester United dengan harga yang fantastis, dan gaji selangit, Pogba belum bisa menjadi jaminan gelar bagi Manchester United. Ketidakcocokan dengan pelatih Manchester United saat itu, Jose Mourinho, bisa jadi penyebab. Kemudian Solksjaer mengambil alih dari Mourinho pada akhir paruh pertama musim 2018, awal nya Pogba terlihat cukup menjanjikan dengan skema permainan Solksjaer, Manchester United berhasil memenangkan berbagai laga. Akan tetapi pada minggu-minggu akhir musim Manchester United seperti kehabisan gas dan para pemain tidak bisa menjalankan skema permainan Solkjaer yang pressing, dan counter. Pogba selalu bermain selama itu, dan tidak berhasil menunjukkan performa yang menjanjikan dalam memainkan perannya di tengah.

Pogba

Memasuki musim 2019-2020 Solksjaer tidak melihat Pogba sebagai tenaga utama lini tengah Manchester United, dibutuhkan satu pemain yang bisa mengubah permainan. Manchester United gagal mendatangkan pemain itu sampai akhir paruh pertama musim 2019-2020. Memasuki paruh kedua musim 2019 Manchester United akhirnya mendapatkan Bruno Fernandes dari Sporting Lisbon dan seiring dengannya bermain menjadi tenaga utama lini tengah kondisi Manchester United membaik dan secara pelan merangkak ke posisi atas klasemen. Sebelum liga primer Inggris dihentikan karena wabah covid19 melanda, dimana Pogba tidak bisa bermain karena masih cedera, Manchester United bisa menjaga kemenangan bersama Bruno Fernandes di tengah.

Menjadi menarik menantikan performa Manchester United ketika Pogba dan Fernandes bermain bersama. Hal itu terjadi setelah beberapa bulan liga dihentikan karena Covid19. Performa awal Manchester United cukup menjanjikan ketika kedua nya bermain bersama. Tetapi ketika Fernandes tidak ada, tidak bermain atau digantikan, Pogba kembali kurang bergigi menjadi andalan lini tengah Manchester United. Sebagai pelatih Solksjaer tentu melihat kondisi ini sebagai masalah yang harus diatasi. Manchester United tidak bisa cuma mengandalkan Fernandes. Untuk itu Manchester United mengincar Maddison dari Leicester City, Grealish dari Aston Villa dan Donny van de Beek dari Ajax. Ketiganya adalah pemain yang bisa menjadi pembeda bagi timnya masing-masing. Dari ketiga pemain yang disebut, Donny van de Beek diberitakan semakin dekat ke Man United, dan siap diumumkan oleh Manchester United dalam minggu ini.

de Beek

Share this:

Leave a Reply