10 Pelatih Yang Berpeluang Menggantikan Julen Lopetegui Sebagai Pelatih Real Madrid

10 Pelatih Yang Berpeluang Menggantikan Julen Lopetegui Sebagai Pelatih Real Madrid

Sebelum menang tipis 2-1 di kandang sendiri dari Viktoria Plzen dalam kompetisi Liga Champions beberapa hari yang lalu, Real Madrid sempat tidak pernah menang dalam 4 pertandingan. Yang lebih buruknya lagi, dari empat pertandingan itu mereka bermain seri satu kali dan kalah tiga kali. Saat ini pun, Real Madrid hanya duduk di peringkat ke 7 Liga Spanyol, dari 9 pertandingan mereka hanya sanggup menang empat kali, seri dua kali dan kalah tiga kali. Tak ayal, sang pelatih Julen Lopetegui, sedang diambang pemecatan dari manajemen Real Madrid jika keadaan tidak terus membaik. Jadi siapa saja yang mungkin menggantikannya di Santiago Bernabeu? Berikut 10 pelatih yang mungkin dapat dipertimbangkan oleh presiden Real Madrid, Florentino Perez.

1. Antonio Conte

Antonio Conte

Merupakan salah satu pelatih dengan nama besar yang masih belum mempunyai pekerjaan, Antonio Conte merupakan pilihan yang masuk akal untuk mengambil kendali Real Madrid. Conte telah menaklukkan Liga Italia dan Liga Inggris, memenangkan gelar liga bersama Juventus dan Chelsea.

Formasi 3-4-3 yang menjadi formasi favoritnya cocok untuk Los Blancos, mengingat Real Madrid punya bek sayap kelas dunia seperti Marcelo, Dani Carvajal dan Alvaro Odriozola, dan masih begitu banyak pilihan menyerang lainnya.

Namun, meski Conte dapat dipekerjakan setelah dia meninggalkan Chelsea, masih tidak diketahui apakah dia siap untuk mengambil pekerjaan baru, karena saat ini dia sedang dalam pertarungan legal, menggugat Chelsea. Lagian, dia sepertinya lebih memilih pulang kembali ke negara asalnya Italia untuk pekerjaan berikutnya.

2. Santiago Solari

Santiago Solari

Jika Real Madrid ingin mempekerjakan orang dalam, bekas pemain internasional Argentina dan bekas bintang Los Blancos, Santiago Solari, adalah pilihan yang logis.

Solari, 42 tahun, telah menjadi pelatih dari tim kedua Real Madrid yakni Castilla, sejak 2016. Castilla saat ini sedang duduk di peringkat kedua Liga Spanyol divisi kedua grup B.

Seperti Solari, pelatih terdahulu Real Madrid, Zinedine Zidane, hanya punya pengalaman menjadi pelatih kepala dengan tim ‘B’ Real Madrid, tetapi hal tersebut tidak menghentikan Zidane memenangkan tiga medali Liga Champions saat dia dipromosikan menjadi pelatih Real Madrid.

3. Fernando Hierro

Fernando Hierro

Seorang legenda Real Madrid dan bekas asisten pelatih Madrid, Fernando Hierro diibaratkan hidup dan mati untuk Real Madrid dan dia akan langsung menjadi favorit para fans jika dia kembali ke ibukota Spanyol.

Hierro mengambil alih tim nasional Spanyol di Piala Dunia 2018, tetapi dia hanya punya persiapan beberapa hari sebelum Piala Dunia dimulai, Spanyol akhirnya harus tereliminasi di ronde kedua oleh Rusia.

Mantan kapten Real Madrid dan tim nasional Spanyol ini telah dikaitkan dengan pekerjaan melatih Real Madrid pada masa lalu tetapi saat ini mungkin sudah waktunya bagi Florentino Perez untuk mempercayakan Real Madrid di tangannya. Mungkinkah Hierro akan menggantikan Lopetegui untuk kedua kalinya pada tahun ini?

4. Joachim Low

Joachim Low

Nama Joachim Low selalu muncul setiap kali posisi pelatih di Real Madrid lowong. Perjalanan Low dengan Jerman di Piala Dunia musim panas ini sangat buruk karena mereka tereliminasi di ronde pertama. Penampilan buruk ini juga berlanjut di Liga Negara UEFA, mereka kalah berturut-turut dari Belanda dan Perancis, sehingga membuat Jerman berada di dasar grup.

Setelah 12 tahun melatih Jerman, tiba-tiba saja dia beresiko dipecat. Saat ini mungkin adalah waktu yang tepat baginya untuk mengundurkan diri dari tim nasional Jerman jika Real Madrid menghubunginya.

Dia juga selalu mampu mengeluarkan kemampuan terbaik Toni Kroos sehingga meneruskan kerja sama mereka di Real Madrid kelihatan ideal. Sebagai seorang pelatih yang pernah memenangkan Piala Dunia, Low adalah salah satu nama besar yang boleh dipertimbangkan Real Madrid meskipun dia masih belum teruji di tingkat klub.

5. Arsene Wenger

Arsene Wenger

Bekas bos Arsenal ini dulunya selalu menolak tawaran dari klub-klub besar karena dia selalu setia dengan The Gunners. Pelatih asal Perancis ini akhirnya bebas memilih untuk pergi ke klub mana saja yang dia inginkan setelah dia mengundurkan diri pada akhir musim Liga Inggris 2017-2018. Tawaran dari Real Madrid tentu menarik perhatiannya karena dia pernah menyatakan bahwa dia mendukung tim era emas Real Madrid tahun 1950-an saat dia masih anak-anak.

Liga Champions adalah trofi yang selalu terlepas dari gengaman Wenger, salah satu alasan lainnya kenapa dia seharusnya tertarik melatih Real Madrid mengingat mereka telah memenangkan kompetisi tersebut tiga kali secara berturut-turut. Namun umur dan hasil yang kurang memuaskan pada masa-masa terakhirnya dengan Arsenal dapat menjadi poin negatif. Wenger yang telah berusia 68 tahun saat ini, mungkin bukanlah pilihan yang tepat jika Real Madrid menginginkan seorang manajer untuk jangka waktu panjang.

6. Ralph Hasenhutt

Ralph Hasenhutt

Ralph Hasenhutt melakukan pekerjaan yang fantastis di RB Leipzig dan dia menjadi kandidat yang tepat untuk mengambil kendali di Real Madrid di mana dia kemungkinan akan mencoba membawa pemain bintang di klub lamanya tersebut yakni Timo Werner.

Pelatih asal Austria ini membawa bekas klubnya tersebut ke peringkat kedua saat musim pertama mereka di Bundesliga pada tahun 2016-2017, lalu pada musim berikutnya di peringkat keenam dimana dia hampir lolos ke Liga Champions (selisih hanya 2 poin dengan peringkat ke 3, 4 dan 5).

Hasenhuttl memang masih belum teruji bersama klub besar tetapi dia telah menunjukkan bahwa dia punya mata yang jeli di bursa transfer pemain dimana ia dengan tepat membeli beberapa calon pemain bintang masa depan seperti Naby Keita dan Werner. Dengan dana belanja pemain yang sangat besar yang akan didapatkannya di Real Madrid, dia dapat menciptakan sebuah skuad yang luar biasa.

7. Mauricio Pochettino

Maurico Pochettino

Mauricio Pochettino terus menerus dikaitkan dengan pekerjaan yang lebih besar dalam beberapa musim belakangan. Pelatih asal Argentina ini telah merubah Tottenham Hotspur menjadi salah satu tim terbaik dan paling menarik di Inggris, semua itu dilakukannya dengan dana yang tidak besar.

Minimnya investasi di Spurs tentu akan membuat Pochettino frustasi dan di Real Madrid dia akan mendapatkan dana dengan jumlah besar untuk dibelanjakan. Transfer yang paling jelas akan dilakukannya adalah membeli pemain bintangnya di London utara, Harry Kane. Real Madrid saat ini sedang kesulitan mencari pengganti mesin pencetak gol mereka, Cristiano Ronaldo dan jika Pochettino pindah, pemenang Sepatu Emas Piala Dunia tersebut kemungkinan besar akan pindah mengikutinya.

Bos Spurs ini bahkan tidak merahasiakan ketertarikannya mengambil pekerjaan sebagai pelatih Real Madrid, dia memberitahu surat kabar Spanyol, El Confidencial: “Jika Real Madrid menghubungiku, aku akan mendengarkan tawaran mereka.”

8. Guti

Guti

Menunjuk Guti sebagai manajer Real Madrid tentu adalah sebuah pertaruhan besar namun bisa berbuah kesuksesan juga. Zinedine Zidane dulunya juga adalah pelatih tim kedua Real Madrid sebelum ditunjuk menjadi pelatih tim senior dan Guti punya banyak pengalaman di bidang tersebut.
Guti yang berusia 41 tahun melatih tim muda Real Madrid selama lima tahun sebelum pindah menjadi asisten pelatih Besiktas pada tahun ini.

Guti pernah melatih tim muda Real Madrid, Juvenil A, selama dua tahun dimana dia sangat sukses, memenangkan treble kejuaraan domestik saat musim pertamanya. Seperti Fernando Hierro, Guti adalah pemain legenda Real Madrid yang akan mempunyai nilai positif dari segi respek fans dan para pemain.

9. Mikel Arteta

Mikel Arteta

Mikel Arteta hampir menjadi manajer Arsenal pada musim panas ini dan kepulangannya kembali ke negara asalnya mungkin akan segera terjadi dalam waktu dekat. Arteta menghabiskan beberapa tahun terakhir belajar dari Pep Guardiola di Manchester City. Dan jika dia mempelajari banyak hal dari Guardiola, dia dapat menjadi manajer yang hebat suatu hari nanti.

Langsung mendapat pekerjaan di Real Madrid mungkin terlihat sedikit tidak realitis tetapi Real Madrid punya sejarah menunjuk pelatih-pelatih yang kurang pengalaman seperti Zinedine Zidane.

Sebagai murid dari Pep Guardiola, Arteta kemungkinan akan menerapkan gaya bermain menyerang dan menguasai bola yang akan menyenangkan para fans Real Madrid yang sangat banyak tuntutannya. Satu poin negatifnya adalah dia merupakan alumni Barcelona.

10. Leonardo Jardim

Leonardo Jardim

Langka kejadiannya seorang manajer yang dipecat lalu mendapatkan pekerjaan yang lebih baik tetapi hal ini mungkin terjadi dengan Leonardo Jardim. Pelatih asal Portugal ini diberhentikan oleh Monaco setelah awal musim yang buruk, tetapi pencapaiannya dengan klub bermarkas di Monte Carlo tersebut akan selalu dikenang.

Dia memenangkan gelar Liga Perancis 2016-2017 – juga mencapai semifinal Liga Champions – mengasah kemampuan beberapa pemain brilian seperti Kylian Mbappe, Bernardo Silva dan Benjamin Mendy.

Skuad Monaco-nya yang sukses dibangun menggunakan talenta muda dan hal itu dapat bermanfaat untuk Real Madrid. Jesus Vallejo, Martin Odegaard dan Vinicius Junior, semua pemain muda ini adalah calon pemain bintang di Liga Spanyol dalam beberapa tahun berikutnya dan mungkin tidak ada lagi manajer yang lebih tepat selain Jardim untuk mengeluarkan seluruh potensi mereka.

Dengan Real Madrid yang menjadi salah satu klub terbesar dan terkaya di dunia, Jardim akan terbebas dari kekhawatiran mengenai masalah para pemain pentingnya direbut oleh klub-klub yang lebih besar.

Oleh: Willy Chen

Share this:

Leave a Reply